![]() |
| Tim Rescue dengan kendaraan khususnya |
![]() |
| Proses penyelaman "Angela" di saluran air |
![]() |
| Penyerahan "Angela" setelah berhasil diselamatkan oleh tim rescue |
Kunjungan Tim Mobilisasi Lulusan Poltekkes dari Direktorat Penyedia Tenaga Kesehatan Kemenkes didampingi Wadir 1 Polkesmas dan Kepala Laboratorium Terpadu Polkesmas di Laboratorium Jurusan Kebidanan.
Kegiatan Pra Rapat Kerja PLP Poltekkes Makassar dihadiri Bapak Direktur, Wadir 1 Polkesmas dan Kepala Laboratorium Terpadu Polkesmas di Direktorat Poltekkes Makassar.
Penjelasan prosedur penggunaan aplikasi "SIMPUL Lab" untuk mendukung pembelajaran laboratorium yang efektif dan efisien.
Pelatihan mengoperasikan alat dalam bentuk demonstrasi dari perusahaan penyedia peralatan laboratorium untuk mendukung PBM praktikum berkualitas .
Sebelum praktikum maka PLP menjelaskan IK alat untuk menghindari kesalahan prosedur.
Sebelum memasuki laboratorium maka dilakukan briefing antara pengguna dan PLP membahas tentang ruangan praktikum dan K3 selama praktikum.
![]() |
| Tim Rescue dengan kendaraan khususnya |
![]() |
| Proses penyelaman "Angela" di saluran air |
![]() |
| Penyerahan "Angela" setelah berhasil diselamatkan oleh tim rescue |
Makassar, Mei 2025 — Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Makassar kembali menyelenggarakan Ujian Akhir Program (UAP) dengan metode Objective Structured Clinical Examination (OSCE) sebagai bagian dari evaluasi komprehensif terhadap pencapaian kompetensi mahasiswa tahap profesi. Ujian ini dilaksanakan pada tanggal 19–23 Mei 2025 bertempat di laboratorium Jurusan kebidanan.
![]() |
| Gambar : Kegiatan briefing penguji metode OSCE 2025 |
Pelaksanaan OSCE kali ini mengusung standar nasional dalam pengujian kompetensi klinis, mengedepankan penilaian objektif dan terstruktur yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, serta sikap profesional mahasiswa. Dalam pelaksanaan ujian digunakan timer untuk memastikan bahwa semua peserta diberi waktu yang sama di setiap stasi sehingga keadilan dan konsistensi dalam penilaian antar peserta. Timer ini penting karena dalam praktik klinis, tenaga kesehatan sering menghadapi situasi yang membutuhkan pengambilan keputusan cepat dan efisien serta membantu mensimulasikan tekanan waktu yang realistis saat melakukan tugas klinis. Ujian ini dilaksanakan melalui 10 station, terdiri dari 8 station keterampilan dan 2 station istirahat, dengan durasi 10 menit per station. Peserta diuji secara langsung dalam simulasi kasus nyata menggunakan manikin dan pasien standar.
![]() |
| Gambar : Timer Ujian Metode OSCE |
Ujian Akhir Program (UAP) metode OSCE menjadi pilihan dalam menilai kesiapan lulusan sebagai tenaga bidan yang professional sebagai komitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki sikap profesional yang siap menghadapi tantangan dunia kerja.
![]() |
| Gambar : Persiapan memasuki ruangan ujian |
![]() |
| Gambar : Peserta ujian sementara membaca soal |
Materi yang diujikan mencakup berbagai aspek penting pelayanan kebidanan, seperti komunikasi dan konseling, asuhan kehamilan, persalinan, nifas, perawatan neonatus, deteksi dini kegawatdaruratan maternal-neonatal, serta pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. Dengan pendekatan ini, diharapkan para lulusan mampu memberikan pelayanan prima di tingkat pelayanan primer, sekunder, dan tersier.
Ujian ini melibatkan
tim penguji yang terdiri dari preseptor klinik dari berbagai rumah sakit serta
puskesmas mitra, termasuk RSKDIA Pertiwi, RSIA Amanat, RSUD Syekh Yusuf Gowa,
dan lainnya. Selain itu, pasien standar yang dilatih secara profesional turut
berperan penting dalam menjamin realisme dan validitas pengujian.
Dalam pelaksanaannya,
UAP ini juga didukung penuh oleh berbagai elemen, mulai dari koordinator OSCE,
pelatih pasien standar, tenaga laboran, hingga tim teknis IT dan administrasi,
untuk memastikan jalannya ujian berlangsung lancar dan sesuai prosedur.
![]() |
| Gambar : Kesibukan panitia menyiapkan kegiatan ujian |
Penilaian kelulusan didasarkan pada hasil tiap station dengan standar nilai minimum 3,00 (setara B). Mahasiswa yang belum mencapai nilai kelulusan diberi kesempatan untuk mengikuti remedial teaching dan ujian ulang.
![]() |
| Peserta ujian sementara karantina menunggu giliran memasuki ujian |
Dengan berakhirnya rangkaian UAP metode OSCE ini, Prodi Pendidikan Profesi Bidan Poltekkes Kemenkes Makassar berharap dapat meluluskan tenaga bidan yang unggul, kompeten, dan siap berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.
Makassar, 4 Februari 2025 – Rapat Kerja Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Poltekkes Kemenkes Makassar tahun 2025 sukses diselenggarakan dengan tujuan menyusun program kerja yang inovatif dan berkelanjutan. Kegiatan ini dihadiri oleh para PLP dari berbagai jurusan di lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar.
Acara dibuka pada pukul 09.30 WITA oleh Master of Ceremony (MC), yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk membangkitkan semangat nasionalisme dilanjutkan dengan mendengarkan Mars PPLPI. Selanjutnya, pembacaan doa dipimpin oleh H.Marsuki, A.Kep., M.Kes dilakukan sebagai bentuk harapan agar kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta. Setelah itu, peserta disuguhkan dengan pemutaran video profil PLP Poltekkes Kemenkes Makassar untuk memberikan gambaran tentang peran dan kontribusi PLP dalam mendukung kegiatan akademik di institusi ini, serta pemutaran video anti korupsi sebagai nasehat agar selalu amanah dalam menjalan tugas jabatan yang menjadi tanggung setiap pribadi.
Sesi presentasi dan diskusi yang dimulai pukul 10.00 WITA menjadi inti dari rapat kerja ini. Dalam sesi ini, dipaparkan program kerja PLP untuk tahun 2025 yang disampaikan oleh Andi Zulfaidawaty, SKM., M.Kes.
Dalam kesimpulan rapat kerja ini, disepakati bahwa PLP akan difasilitasi perjalanan dinas mengikuti pelatihan untuk pengembangan kompetensi setiap tahun, dan turut berperan dalam kegiata rapat kerja tahunan Poltekkes Makassar, dan melaksanakan kegiatan Kaji Tiru, Workshop Manajemen Laboratorium dan Pengadaan Aplikasi Laboratorium (BHP), Coaching Clinic Penyusunan Proposal Penelitian Berbasis Laboratorium, Webinar LMS Pengelolaan Laboratorium yang Efektif dan Efisien, Webinar LMS Pengelolaan Risiko dan Keselamatan Kerja, Pelatihan Sertifikasi Kompetensi, Optimalisasi Aset Lab, Penelitian Inovasi dan Publikasi kegiatan tersebut akan terintegrasi dengan kegiatan setiap unit atau pusat yang ada di Poltekkes Kemenkes Makassar.
Sebagai rekomendasi, diperlukan komitmen dan dukungan dari semua pihak untuk
mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Peningkatan kualitas pengelolaan
laboratorium pendidikan akan berdampak positif pada kualitas kelembagaan dan
kualitas lulusan Poltekkes Kemenkes Makassar. (Mar-Oel)
🌟 Selamat dan Sukses! 🌟
Kami bangga dan bersyukur atas pencapaian luar biasa seluruh Program Studi di Jurusan Kebidanan Poltekkes Makassar yang telah meraih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes! 🎉✨
Prestasi ini adalah bukti dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen seluruh civitas akademika – dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta dukungan dari berbagai pihak.
Akreditasi Unggul bukan hanya pencapaian, tetapi juga tanggung jawab!
Mari terus menjaga kualitas, meningkatkan inovasi, dan memberikan yang terbaik untuk pendidikan kebidanan, demi melahirkan tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Terus melangkah maju, menginspirasi, dan menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan kesehatan! 🚀💙
#PoltekkesMakassar
#JurusanKebidanan
#AkreditasiUnggul
#LAMPTKes
#MenujuMasaDepanGemilang ✨
Makassar, 31 Januari 2025 – Dalam rangka mempererat hubungan serta meningkatkan silaturahim, antar pengelola laboratorium, Pengelola Laboratorium Pendidikan (PLP) Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan kunjungan silaturahim ke Laboratorium Jurusan Kebidanan Poltekkes Makassar dan dihadiri oleh sejumlah PLP dari kedua institusi.
Kunjungan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman terkait pengelolaan laboratorium, peningkatan kualitas layanan laboratorium pendidikan, serta penerapan teknologi dalam manajemen laboratorium. Dalam bincang santai perwakilan PLP UNM Ibu Yuli menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari tim Poltekkes Makassar. “Kunjungan ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi kami untuk saling belajar dan bertukar pengalaman terkait pengelolaan laboratorium yang lebih efektif dan efisien,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan PLP Poltekkes Makassar menyambut baik inisiatif ini dan berharap silaturahim yang lebih erat dapat terjalin di masa mendatang. “Kami sangat senang atas kunjungan teman-teman dan ini adalah kunjungan balasan untuk berbagi pengalaman dan berharap ada lebih banyak kesempatan untuk saling belajar guna meningkatkan mutu pelayanan laboratorium pendidikan di kedua institusi,” kata H. Marsuki PLP Poltekkes Kemkes Makassar.
Makassar, 20 Januari 2025. Poltekkes Makassar menggelar kegiatan Pra Rapat Kerja (Pra Raker) bagi Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) di lingkungan Poltekkes. Acara yang berlangsung di Gedung direktorat Poltekkes Makassar dihadiri oleh Direktur Poltekkes Makassar, Wakil Direktur I, serta Kepala Unit Laboratorium sebagai bentuk dukungan terhadap optimalisasi kinerja Pengelola Laboratorium Pendidikan (PLP)
Direktur Poltekkes Makassar, Dr. Drs Rusli, Apt.,
Sp.FRS dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi para PLP yang
menjadi garda depan dalam pengelolaan laboratorium. “Saya berharap PLP dapat menyusun
materi rapat kerja secara matang di tahun 2025 dengan harapan mendukung IKU
Direktur dan memastikan mutu pendidikan tetap terjaga,” ujarnya.
Wakil Direktur I, Dr. Siti Nurul Fajriah, S.Pd., SFt.Physio., M.Kes turut memberikan arahan dan masukan terkait kebijakan akademik yang relevan dengan pengelolaan laboratorium. Ia menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan laboratorium, termasuk pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja.
Sementara itu, Kepala Unit Laboratorium, Hendra Stevani, S.Si., Apt., M.Kes, menyampaikan laporan mengenai kondisi PLP di jurusan serta rencana strategis untuk peningkatan fasilitas dan layanan laboratorium. “Dengan adanya pra raker ini, kita berharap dapat merumuskan langkah-langkah konkret untuk mendukung visi besar Poltekkes Makassar,” jelasnya.
Kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi bagi para
PLP untuk menyampaikan aspirasi, tantangan, dan kebutuhan yang mereka hadapi
dalam tugas sehari-hari. Hasil dari diskusi ini akan menjadi bahan masukan
untuk agenda Rapat Kerja yang direncanakan pada tanggal 30 Januari 2025
mendatang.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan penuh dari jajaran pimpinan, Pra Raker ini diharapkan mampu membawa perubahan positif dan meningkatkan kualitas pengelolaan laboratorium di Poltekkes Makassar.
1. "Menjadi PLP bukan sekadar pekerjaan, tetapi dedikasi untuk mendukung pendidikan dan membentuk masa depan yang lebih baik melalui layanan laboratorium yang unggul."
2. "Setiap alat yang disiapkan dengan teliti, setiap data yang diarsipkan dengan rapi, adalah langkah kecil menuju kemajuan pendidikan yang besar."
3. "PLP yang hebat adalah mereka yang bekerja dengan hati, memastikan setiap detail di laboratorium berjalan sempurna demi kelancaran proses pembelajaran."
4. "Ketekunan dan ketelitian adalah kunci utama PLP dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan inspiratif."
5. "Jadilah PLP yang tak hanya mengelola alat, tetapi juga mengelola inspirasi dan semangat belajar bagi generasi penerus."
6. "Di balik kesuksesan praktikum yang lancar, ada peran besar seorang PLP yang berdedikasi, penuh tanggung jawab, dan semangat melayani."
Semoga kata-kata ini dapat memotivasi dan menginspirasi dalam menjalankan tugas sebagai PLP!